Kalau sedang menjelajahi kuliner Palembang, jangan hanya terpaku pada pempek saja. Kota yang terkenal dengan Sungai Musi ini memiliki banyak jajanan tradisional yang menggugah selera. Menariknya, setelah beristirahat di Monoloog Hotel Palembang, kamu bisa dengan mudah berburu aneka camilan legendaris yang tersebar di berbagai sudut kota. Mulai dari makanan gurih hingga kudapan manis, semuanya menawarkan cita rasa khas yang sulit dilupakan.
Mengapa Jajanan Khas Palembang Begitu Istimewa?
Palembang memiliki warisan kuliner yang dipengaruhi budaya Melayu, Tionghoa, hingga Kesultanan Palembang Darussalam. Perpaduan tersebut melahirkan berbagai jajanan dengan rasa unik, mulai dari gurih, pedas, manis, hingga sedikit asam yang berasal dari penggunaan cuka dan rempah-rempah.
Tak heran jika berburu jajanan menjadi salah satu aktivitas favorit wisatawan saat berkunjung ke kota ini.
Rekomendasi Jajanan Khas Palembang
1. Pempek Candy
Lokasi: Jalan Jenderal Sudirman No. 149, Palembang.
Meski pempek sudah terkenal di seluruh Indonesia, menikmati pempek langsung dari Palembang tentu memberikan pengalaman berbeda. Pempek Candy menjadi salah satu destinasi favorit untuk mencicipi berbagai jenis pempek, seperti kapal selam, lenjer, adaan, hingga kulit.
Cita rasa ikan yang kuat berpadu dengan kuah cuko yang segar, pedas, dan sedikit manis membuat siapa saja ingin menambah porsi.
2. Martabak HAR
Lokasi: Jalan Jenderal Sudirman No. 1078, Palembang.
Martabak HAR merupakan salah satu ikon kuliner yang telah berdiri selama puluhan tahun. Berbeda dengan martabak pada umumnya, sajian ini disiram kuah kari khas yang kaya rempah dan disajikan bersama potongan kentang.
Teksturnya lembut dengan aroma rempah yang menggoda, cocok disantap kapan saja.
3. Burgo di Warung Burgo H. M. Zen
Lokasi: Jalan Pangeran Ratu, Palembang.
Burgo dibuat dari adonan tepung beras yang digulung tipis, kemudian disiram kuah santan gurih. Hidangan ini biasanya disantap saat sarapan, tetapi banyak wisatawan yang menikmatinya sepanjang hari.
Rasanya ringan, hangat, dan sangat cocok bagi pencinta makanan tradisional.
4. Kue Delapan Jam di Toko Kue Ko Yung
Lokasi: Jalan Sayangan, Palembang.
Sesuai namanya, kue ini membutuhkan proses memasak hingga delapan jam. Teksturnya sangat lembut dengan rasa manis legit yang berasal dari telur, mentega, dan gula.
Kue Delapan Jam sering dijadikan oleh-oleh karena memiliki cita rasa khas yang sulit ditemukan di daerah lain.
5. Kemplang Panggang
Lokasi: Sentra Oleh-Oleh Jalan Letkol Iskandar, Palembang.
Kemplang merupakan kerupuk ikan yang dipanggang hingga renyah, kemudian disantap bersama sambal khas berbahan cabai dan cuka.
Selain nikmat sebagai camilan, kemplang juga praktis dijadikan buah tangan karena tahan lama.
6. Laksan di Rumah Makan Pindang Musi Rawas
Lokasi: Jalan Angkatan 45, Palembang.
Laksan memiliki bentuk yang mirip pempek lenjer, tetapi disajikan dengan kuah santan berwarna kekuningan yang gurih.
Perpaduan tekstur kenyal dan kuah yang kaya rempah membuat makanan ini menjadi salah satu favorit pencinta kuliner tradisional.
Wisata Kuliner yang Sayang Dilewatkan
Selain berburu makanan di toko-toko legendaris, sempatkan juga mengunjungi kawasan Benteng Kuto Besak, Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Pada sore hingga malam hari, area ini dipenuhi pedagang makanan tradisional dan jajanan kaki lima yang menawarkan beragam pilihan.
Tak jauh dari sana terdapat kawasan Kuto Market, Jalan Mayor Memet Sastra Wirya, Palembang, yang dikenal sebagai salah satu tempat berburu aneka camilan, minuman segar, hingga oleh-oleh khas kota.
Jika ingin menikmati suasana malam, kawasan Pelataran Benteng Kuto Besak juga menjadi tempat favorit wisatawan untuk bersantai sambil menikmati jajanan lokal dengan pemandangan Sungai Musi yang indah.
Tips Berburu Kuliner Palembang
Agar pengalaman wisata kuliner semakin menyenangkan, datanglah pada pagi hari jika ingin mencicipi burgo atau laksan karena beberapa tempat biasanya habis sebelum siang. Jangan ragu mencoba jajanan yang belum pernah dicicipi karena hampir setiap makanan memiliki karakter rasa yang berbeda.
Siapkan uang tunai secukupnya karena masih ada beberapa penjual tradisional yang belum menyediakan pembayaran non-tunai. Jangan lupa membawa tas khusus apabila berencana membeli oleh-oleh seperti pempek, kemplang, atau aneka kue tradisional.
Penutup
Menjelajahi kuliner Palembang selalu menghadirkan pengalaman yang seru. Dari pempek yang melegenda, burgo yang hangat, hingga Kue Delapan Jam yang manis, semuanya menawarkan kekayaan rasa yang mencerminkan budaya kota ini. Dengan lokasi berbagai pusat jajanan yang mudah dijangkau dari Monoloog Hotel Palembang, wisata kuliner pun menjadi aktivitas yang praktis sekaligus menyenangkan. Jadi, saat berkunjung ke Palembang, pastikan daftar jajanan khas ini masuk ke dalam agenda perjalananmu agar liburan terasa semakin lengkap.