Terkini Bisnis: Nasabah Wanaartha Daftarkan Tagihan ke Tim Likuidasi, Pengoplos Beras Bulog

Berita terkini hingga Senin siang, 13 Februari 2023 dimulai dari PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life tengah berada dalam proses likuidasi.

banyak nasabah Wanaartha yang mendaftarkan tagihan ke tim likuidasi.

Disusul, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi buka suara soal penangkapan tujuh tersangka pengoplosan dan pengemasan ulang beras Bulog oleh Satgas Pangan Polda Banten pada Jumat, 10 Februari lalu.

Vietnam Pangkas Ekspor, Buwas Pastikan RI Tak Kekurangan Beras: Insya Allah Aman karena..

Berikutnya, Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Agus Sunaryanto menyatakan keheranannya dengan sikap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang bersikukuh tidak ingin mengeluarkan ke publik hasil audit program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.

Selanjutnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta Bulog salurkan Minyakita, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas menanggapi permintaan itu.

Terakhir, cerita seorang pedagang pasar yang memberikan alasan mengapa dia dan pedagang pasar lainnya tak mau menjual Minyakita.

Pamer Efisiensi di Hadapan DPR, Sri Mulyani: Tren Belanja Kemenkeu Menurun Sejak 2019 Kelima berita itu terpantau paling banyak dibaca pembaca kanal Ekonomi dan Bisnis Tempo.co.

Berikut ringkasan lima berita trending tersebut: 1.

Nasabah Wanaartha Daftarkan Tagihan ke Tim Likuidasi, Berapa Banyak? PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life tengah berada dalam proses likuidasi.

Berapa banyak nasabah Wanaartha yang mendaftarkan tagihan ke tim likuidasi? “Perkembangannya sekarang masih dalam tahapan penerimaan tagihan,” kata Ketua Tim Likuidasi Wanaartha Harvardy M.

Iqbal lewat keterangan tertulis pada Tempo, Ahad, 12 Februari 2023.

Lebih lanjut, dia mengirim data jumlah nasabah yang telah mendaftarkan tagihan pada tim likuidasi.

Berdasarkan data Tim Likuidasi Wanaartha per 10 Februari 2023, ada 1.633 pemegang polis dengan 3.369 lembar polis, 4 kreditor, dan 34 karyawan yang telah mendaftar ke tim likuidasi.

Pada awal Februari, jumlah nasabah yang mengajukan tagihan ke tim likuidasi tak sampai seribu.

Hal ini diungkap Kepala Eksekutif Pengawasan Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono.

Berita selengkapnya baca di sini.

Selanjutnya: 2.

Bapanas Buka Suara….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *